WEBINAR “PRAHARA KONFLIK DI TIMUR TENGAH”

Oleh : PPMI Pakistan bekerjasama dengan PCIM Pakistan dan PCIA Pakistan
Sabtu, 5 Juli 2021

Pemateri 1 : Assist. Prof. Dr. Alwi Alatas, M.H.Sc. (Sejarawan, Penulis Buku dan Dosen IIUM)


Topik: “Prahara Konflik Palestina – Israel Dari Masa Silam Hingga Sekarang”

  1. Tragedi Serangan Ramadhan di al-Quds: Ada enam keluarga Palestina di distrik Syeikh Jarrah, di Al-Quds (Yerussalem), yang terancam digusur oleh pemukim yahudi sejak pertengahan April lalu, ini menjadi pemicu ketegangan di wilayah itu.
  2. Gencatan senjata: Pada hari kamis 20 Mei 2021 kedua belah pihak lewat mediasi Mesir sepakat untuk melakukan gencatan senjata yang berlaku efektif di hari berikutnya. Selama perang tersebut, Hamas menembakkan lebih dari 4000 rudal ke beberapa kota Israel dengan 12 titik.
  3. Pelanggaran yang dilakukan Israel bukan hanya sekali tapi berkali kali dilakukan tapi Israel tidak memperdulikan efek dan dampaknya.
  4. Sumber konflik: Konflik yang ada sekarang ini di Palestina bermula dengan munculnya gerakan Zionisme International yang dijalankan oleh sebagian kalangan yahudi. Untuk memahami konflik yang ada sekarang ini, kita perlu memahami tentang gerakan zionisme.
  5. Zionisme adalah gerakan politik yang digagas oleh sekumpulan tokoh yahudi pada akhir abad ke 19. Gerakan ini dipimpin oleh Theodor Herzl dan bercita- cita untuk mendirikan Negara Israel di Palestina. Herzl sempat berfikir untuk menjadikan negeri lain seperti Uganda sebagai calon Negara Israel, tapi ini ditolak oleh pemimpin zionis yang lain. Mereka (Zionis) tidak punya Negara waktu itu tapi punya lobby.
  6. Deklarasi Balfour: pada tahun 1914-1918 terjadi Perang Dunia 1. Jerman dan Turki akhirnya kalah melawan Inggris dan sekutunya. pada 1917, lewat Deklarasi Balfour (disampaikan oleh Arthur James Balfour kepada Lord Rothschild) Inggris menetapkan Palestina sebagai National Home bagi Bangsa Yahudi. Sejak saat itu, upaya Zionis semakin gencar dalam upaya mendirikan Negara Israel di Palestina.
  7. Inggris saat itu mendukung untuk menjadikan Palestina sebagai Negara bagi orang orang Yahudi. mereka (zionis) mendatangkan Yahudi di setiap negeri untuk datang ke Palestina
  8. Ketika 10 tahun menjelang berdirinya Negara Israel, mereka (Zionis) semakin agresif (Terror) bahkan kepada Inggris tujuannya agar tanah Palestina bisa diambil. Apa yang terjadi dipalestina ini adalah kolonialisme. Mereka datang untuk menjajah dan menetap.
  9. Tidak semua orang yahudi mendukung Zionisme ada yang anti dengan Zionisme, ketika kesepakatan dua Negara Israel-Palestina. Itupun tidak dihargai oleh Israel. Pada tahun 1939-1948, terjadi Perang Dunia 2. Orang orang yahudi mengalami Holocaust. Pada tahun 1948, berdiri Negara Israel, diproklamasikan oleh David Ben-Gurion, Pimpinan World Zionist Organization. 1948 setelah deklarasi Israel, Negara Negara arab menyerangisrael selama 6 hari.
  10. Hakikat konflik di Palestina: Apa yang berlaku di Palestina selama dari setengah abad pada hakikatnya adalah penjajahan. Negara Yahudi menjadi strategi utama dalam gerakan Zionisme.
  11. Konsep Holocaust/konsep Anti-Semit itu menjadi strategi untuk mendapatkan dukungan bagi berdirinya Negara Israel.
  12. Perilaku Zionis sebenarnya sama dengan apa yang pernah dilakukan Hitler bersama Nazi.

Pemateri 2: H.E. M.R. Dr. Hajriyanto Y. Thohari, M.A. (Duta Besar RI untuk Lebanon dan Ketua PP Muhammadiyah bidang Pemberdayaan masyarakat, Lingkungan Hidup, Kebencanaan dan ZIS)


Topik: “Dinamika Politik Timur Tengah Pasca Gencatan Senjata Israel-Palestina”

  1. Konflik Israel-Palestina telah berlangsung sejak 1948, bahkan telah berlangsung mulia beberapa tahun sebelumnya.
  2. Banyak orang yang mengatakan ketika Sulaiman The Magnificent bisa menaklukkan Austria maka akan beda sejarah Eropa.
  3. Tradisi toleransi itu yang memulai adalah para khalifah-khalifah Muslim.
  4. Selama ini konflik Israel-Palestina coba ditangani secara multialiteraL (LLB-PBB), tetapi sejak Perang Dingin, justru pendekatan multilateral surut, sebaliknya pendekatan unliteral semakin dominan ketika presiden Donald Trump tampil. Agresi Israel yang asissment berakhir setelah 11 hari
  5. Siapa yang menyepakati gencatan senjata senjata kemarin?, Mungkin yang menyepakati adalah Hammas dan Israel.
  6. Jangankan untuk mengirim senjata, mengirim bantuan saja tidak mungkin bisa, kalau pintu imigrasi Israel tidak mengizinkan.
  7. Kenapa Israel suka memicu konflik dengan palestina, mungkin karena mereka ingin mencoba senjata, atau untuk memakai anggaran yang telah disediakan.
  8. Gencatan senjata mulai antara Israel dan Hammas pada pukul jam 2 pagi
    pada hari jum’at 21 mei 2021
    Mediasi mesir
  9. Dengan dukungan Regional dan Internasional telah berhasil mengakhiri putaran kekerasan terburuk dalam beberapa tahun terakhir.
  10. Banyak sekali beberapa Negara arab yang kehilangan beberapa wilayah kekuasaannya atas perang 6 hari melawan Israel.

A. TEKANAN EKSTERNAL

  1. Israel telah mengalami tekanan Internasional dan dari AS
  2. Kerabahan besar Palestina dan kemampuan faksi-faksi di Gaza untuk merusak front dalam negeri dan ekonomi Israel
  3. Faksi-faksi Palestina telah menganggap mereka telah mendapatkan apa yang mereka telah inginkan.
  4. Sebagian besar telah mendapatkan beberapa jaminan dari para mediator.
  5. Dari beberapa pihak maupun jurnal telah menyatakan bahwa mereka telah berhasil mencapai apa yang mereka inginkan.

B. BAGAIMANA SIKAP BANGSA-BANGSA ARAB?

  1. Amerika adalah Negara bangsa Tunggal yang bertindak dengan hak tunggal, sedangkan Arab adalah dengan 23 Negara yang secara politis sangat beragam dan saling bersaing satu sama lain, dan semakin jarang bersatu.
  2. Sebagian pengamat setuju bahwa Negara-negara Arab telah merasa malu, dengan apa yang telah terjadi dengan peperangan baru-baru ini
  3. Dan sekarang sudah banyak beberapa terminologi bahasa yang memojokkan bangsa Israel, seperti agresi Israel, genosida ,dan lain-lain.
  4. Beberapa aksi yang mendukung Palestina ini apabila terus dipersoalkan maka ini akan menjadi keputusan besar nantinya.
  5. Pengetahuan juga bisa ditulis oleh yang kuat, tidak hanya pemenang saja.
  6. Kenapa sih Amerika sangat membantu Israel, apakah karena minyak, atau konflik peperangan yang tidak selesai-selesai.

SESI TANYA JAWAB

  1. Saudara Havilah Azaria Ardine
    Pertanyaan : “Orang-orang Yahudi dulu yang ada di Barat, apa motivasi mereka untuk datang ke Palestina?” (Kepada Ustadz Assist. Prof. Dr. Alwi Alatas)
    Jawaban :
    Dari pihak Zionis sendiri memang punya program untuk mendatangkan orang-orang Yahudi dari berbagai negara ke tanah Palestina.

    Di sisi lain bukannya diusir, tetapi sepanjang sejarah Eropa pada utamanya. Sering terjadi Anti-semit. Sehingga membentuk kerusuhan sosial dari masyarakat, berupa pembunuhan, perampasan, dll. Dan itu sering terjadi pada orang orang Yahudi yang ada di Eropa. Sehingga menimbulkan rasa insecure/tidak nyaman pada diri Yahudi, sehingga ingatan itu menjadi motivasi bagi orang orang Yahudi untuk tinggal di negara Yahudi sendiri.
  2. Saudara Saddam Abdul Halim
    Pertanyaan : “Apakah ada oknum internal/eksternal yang membuat konflik ini berkepanjangan antara Israel-Palestina” (Kepada Bapak Dr. Hajriyanto Y. Thohari, M.A.)
    Jawaban :
    hal itu memerlukan pengkajian:
    1. Tujuan pendirian Negara Indonesia begitu luhur, tapi itu tidak menafikan ada orang orang jahat yang memanfaatkan adanya konflik untuk industri perang.
    2. Persoalan Palestina-Israel ini jika didimensikan tidak jarang membelah bangsa.
    3. Jika solidaritas antar negara ini semakin kuat maka penjajahan di bumi Palestina akan berakhir.
  3. Saudara M. Badat Alauddin
    Pertanyaan : “Apa sejarah Hamas dan Fatah? Kenapa bisa memiliki 2 pandangan yang berbeda” (Kepada Bapak Dr. Hajriyanto Y. Thohari, M.A.)
    Jawaban :
    1. Bangsa Palestina itu sudah menggunakan semua metode agar dunia bisa melihat apa yang terjadi di Palestina.
    2. Bangsa Palestine itu bangsa yang majemuk, meskipun mayoritas Islam tapi ada juga bangsa Kristen dengan berbagai sektenya. Agar tidak menggunakan agama dengan sifat eksklusif dan deskriminatif
    3. Pada tahun 1987 bangsa Palestina mendirikan Hamas. (Harokah al Muqowwamah al-Islamiyyah” didirikan oleh Syekh Yasin. Dilihat karena kemerosotan nilai nilai perjuangan, maka didirikannya hamas.
    4. Perpecahan yang ada antara Hamas dan Fatah bukan perpecahan agama melainkan perbedaan menyikapi perkembangan politik yang dinamikanya cukup tinggi.
    5. Kita harus meletakkan perbedaan disitu sebagai perbedaan yang wajar dalam konflik yang cukup panjang.

CLOSING STATEMENT

H.E. Mr. Dr. Hajriyanto Y. Thohari, M.A.
• Jangan sampai kita kehilangan optimisme. Karna dalam konstitusi kita adalah menolak segala bentuk penjajahan. Kita bantu saudara kita dipalestina dengan semampu kita

Assist. Prof. Dr. Alwi Alatas, MHSc.
• Mereka (bangsa Palestina) mempunyai aspirasi yang besar bahwa Bangsa Arab bisa menjadi Negara yang maju sebagaimana yang dulu pernah mereka rasakan. Mereka menyebut kejayaan masa abbasiyah sebagai Negara yang maju, Bangsa Arab sampai sekarang akibat kekalahan tahun 67 masih memiliki rasa malu. Maka kita terus membantu, menggalang solidaritas sebagai bangsa yang anti penjajahan.

Notulen Pemateri 1 : Zulfikar Audia Pratama
Notulen Pemateri 1 : Aulia Hifzurrahman
Editor : Ach Fuad Fahmi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *