Praktek Mengurus Jenazah PPMI Pakistan: Bekal Berharga Mahasiswa Di Masyarakat Kelak

Islamabad-Sebagai seorang muslim, sudah menjadi keharusan bagi seluruh mahasiswa Indonesia di Pakistan untuk mengerti dan memahami tata cara mengurus jenazah. Ilmu ini sangatlah penting, sekaligus akan menjadi bekal yang berharga dalam kehidupan bermasyarakat nantinya. Karena kebutuhan ini lah, keputrian PPMI Pakistan bekerjasama dengan Pimpinan Cabang Aisyiyah Pakistan, Fatayat NU Pakistan, dan Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Pakistan mengadakan pelatihan mengurus jenazah dengan mengangkat tema “Tajhizul Mayyit, Persiapan Menuju Masa Depan”, Kamis (21/07).

Pelatihan yang dihadiri oleh 23 peserta yang merupakan mahasiswi Indonesia ini menghadirkan pembicara Al-Ustadz Abdul Wahid Azhari Ritongga yang sudah berpengalaman dan memiliki ilmu yang mendalam dalam mengurus jenazah.

“Kami mengadakan acara ini, dengan tujuan agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan juga ilmu kepada teman-teman semua, yang mana ilmu ini sangatlah penting untuk diri kita sendiri, keluarga, kerabat atau nanti ketika kita terjun ke masyarakat secara langsung.” Ungkap Nailah Amaliyah selaku keputrian PPMI Pakistan.

Al-Ustadz Abdul Wahid menjelaskan secara lengkap dan jelas mengenai tata cara mengurus jenazah. Dimulai dari memandikannya, mengkafaninya, mensholatkannya, dan menguburkannya. Beliau juga menjelaskan mengenai syarat, hal-hal yang wajib dilakukan ketika mengurus jenazah dan juga hal-hal yang harus dihindari ketika mengurus jenazah. Tidak hanya materi, beliau juga mempraktekkan secara langsung dihadapan para peserta kegiatan.

Seminar yang berjalan selama 3 jam ini mendapatkan antusias peserta yang hadir. Keinginan peserta yang sangat kuat dalam mempelajari ilmu mengurus jenazah membuat suasana seminar sangat interaktif ditunjang dengan penyampaian materi yang luar biasa dari narasumber.

Pelatihan tersebut ditutup dengan perfotoan bersama dan ramah tamah dengan seluruh peserta kegiatan.

Oleh : WIdad Nur Fauziyah

Editor : Achmad Fuad Fahmi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *