PPMI Gelar Perayaan Hari Kartini, Sampaikan Pesan Untuk Para Mahasiswi Soal Mimpi dan Emansipasi

Islamabad- Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Putri di Pakistan menyelenggarakan acara perayaan Hari Kartini. Perayaan Hari kartini yang bertepatan pada tanggal 21 April harus diundur dikarenakan jadwal yang padat dari seluruh Mahasiswa. Acara diselenggarakan di Aula kebudayaan KBRI Islamabad dengan mengusung tema “Behind Successful Woman is Herself”. (22/05/22)

Acara yang turut dihadiri oleh Ketua Umum dan Sekretaris Jendral PPMI Pakistan ini berlansgung sangat meriah. “Mata Nailah” yang merupakan segment diskusi mengenai wanita, dengan tema “Ketika Perempuan Berbicara Soal Mimpi dan Emansipasi” sangat menarik perhatian tamu undangan. Diskusi asik mengenai perempuan dan segala perannya pun berjalan sangat apik.

“Berbicara mengenai mimpi, perempuan harus memiliki mimpi atau Vision. Kita bisa bebas belajar pada zaman sekarang ini merupakan hasil dari mimpi ibu Kartini. Perempuan mempunyai tugas utama nantinya yaitu menjadi sosok ibu. Ibu adalah pembentuk karakter masa depan anak bangsa. Maka dari itu setiap perempuan Harus memiliki mimpi yang kuat.” Ungkap Farah Mayuni Selaku pembicara pada diskusi tersebut.

Pembahasan yang sangat menarik dan sangat sesuai dengan tamu undangan yang mana dihadiri oleh para perempuan, menjadikan acara tersebut sangat bernilai. 3 pertanyaan diajukan oleh tamu undangan kepada para narasumber yang hadir.

“Emansipasi Wanita ada dikarenakan pada zaman dahulu wanita tidak memiliki hak dan ditindas. Oleh karena itu, mereka meminta hak kesetaraan bagi mereka. Bentuk emansipasi bisa positif dan juga negatif. Negatif jika dalam emansipasi tersebut adalah pemikiran untuk menyaingi dan mengalahkan laki-laki yang mana sudah sangat berbeda tugasnya dengan perempuan di dunia ini. Emansipasi bisa positif atau negatif tergantung sudut pandang kita. Kita harus terus mempelajari lagi arti dari emansipasi dan jangan sampai keluar dari syariat Islam.” Imbuh Muji Rizdinar selaku narasumber kedua.

Acara di tutup dengan berbagai penampilan yang sangat meriah seperti Puisi dan angklung, Tapak suci, Band, Fashion Show dan juga Flashmob yang merupakan bentuk kreatifitas dari Mahasiswi Indonesia di Pakistan.

Oleh : Widad Nur Fauziyah

Editor : Achmad Fuad Fahmi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *