Peran Pendidikan dalam Membangun Karakter Anak

Dewasa ini seseorang sering dihadapkan pada sebuah permasalahan pelik kususnya para orangtua, permasalahan terebut amat sangat serius karena akan berdampak kepada bagaimana karakter anak atau seseorang dimasa mendatang. Jika permasalahan terebut tidak ditindak lanjuti maka akan berdampak kepada kemungkinan-kemungkinan yang lebih jauh yaitu kepada keluarga, lingkungan, agama dan negara. Berbicara tentang akibat yang ditimbulkan oleh permasalahan tersebut maka dapat kita baca dan telaah dari beberapa fakta yang terjadi disekitar kita. sebagai contoh adalah ‘tawuran’ yang dilakukan oleh antar mahasiswa dimana permasalahan yang menyebabkan tawuran tersebut adalah soal gengi, saling ejek bahkan perkara wanita. Contoh yang kedua adalah ‘narkoba’, permasalahan ini tidak hanya terjadi di negara kita Indonesia akan tetapi terjadi juga dibelahan bumi lainnya. Perbedaannya terletak pada perkara barang haram ini yang sangat dilarang keberadaannya di negara kita dikarenakan akibat yang ditimbulkan dari barang terebut sangat merugikan. Sayangnya kasus-kasus ini terjadi pada remaja dimana mereka sedang berada pada fase pencarian jati diri dan fase labil atau belum memiliki pijakan yang kokoh dalam menghadapi  kerasnya hidup.

Kedua kasus tersebut sama-sama terjadi bahkan sering terjadi. Jika kita tarik ulur tentang sebab terjadinya kasus tersebut. Keduanya terjadi pada masa remaja tapi tidak sedikit juga terjadi pada masa kanak-kanak. Kemudian faktor lain, kebanyakan kasus tersebut terjadi kepada kalangan remaja yang mempunyai pendidikan minim bahkan tidak pernah mengenyam pendidikan sama sekali. Dan diantara faktor yang lainnya adalah kurangnya perhatian dari pihak keluarga sehingga keadaan mereka tidak terkontrol. Dari sekian faktor tersebut dapat kita ambil satu faktor yang sangat mendasar yang melatarbelakangi terjadinya kasus-kasus tersebut yaitu ‘pendidikan’. Seperti yang tertulis diatas bahwa dewasa ini kita dihadapkan dengan sebuah permasalahan maka sekarang sudah bisa kita tebak sesuai analisa contoh diatas bahwasannya inti dari permasalahan yang terjadi dewasa ini adalah tentang pentingnya peran pendidikan dalam membangun karakter anak.

Sebelum kita beranjak kepada peran pendidikan dalam membangun karakter anak alangkah baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan pendidikan?. Pendidikan adalah sebuah usaha yang dilakukan manusia dalam menyampaikan ilmu, pengalaman dan pengamatan kepada orang lain secara terus menerus atau berangsur-angsur. Kemudian apakah perbedaannya dengan pengajaran? Pengajaran adalah sebuah usaha yang dilakukan manusia dalam menyampaikan ilmu dalam kurun waktu yang terbatas, dalam artian bahwa pendidikan jauh lebih luas dari pada pengajaran. Sebagai gambaran perbedaan antara pendidikan dan pengajaran yaitu seorang anak akan belajar dari ilmu, pengalaman serta pengamatan yang ia dapatkan seumur hidup entah itu ia dapat dari keluarga, masyarakat atau kehidupannya, inilah yang dimaksud dengan pendidikan. Akan tetapi pengajaran adalah sebuah usaha yang dilakukan untuk mendapatkan ilmu hanya terpaku kepada bangku sekolah. Maka dari ini jelas bahwa pendidikan lebih memberikan pengaruh yang menonjol dibandingkan dengan pengajaran. Atau bisa dikatakan pendidikan yang ia dapatkan dari lingkungannya jauh lebih berpengaruh dari ilmu yang ia dapatkan di bangku sekolah. Akan tetapi pendidikan yang didapat dari bangkusekolah merupakan energi pendukung guna membangun karakter anak, sehingga apabila keduanya saling bersinergi maka akan menjadikan karakter seseorang yang mumpuni. Maka dari analisa diatas kita akan  semakin yakin bahwa peran pendidikan amat sangat penting untuk membangun karakter anak. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar karena didukung oleh kekayaan yang dimilikinya yaitu kekayaan alam, kebudayaan, keanekaragaman hayati dan jumlah penduduk yang sangat besar. Dapat dikatakan bahwa bangsa Indonesia mempunyai peluang besar untuk menjadi bangsa yang maju. Salah satu faktor untuk menjadi bangsa yang maju adalah mempunyai pemuda-pemuda yang berakhlak mulia dan berkarakter, yaitu sifat batin yang mempengaruhi segenap pikiran, perilaku, budi pekerti dan tabiat yang dimiliki oleh manusia.  Diantara ciri dari manusia yang berkarakter adalah dia yang memiliki kapasitas mental yang berbeda dari yang lain kejujuran keberanian dan kekuatan dalam memegang prinsip. Maka karakter yang berpendidikanlah yang menjadikan seorang tersebut berakhlak yang nantinya akan menjadi contoh bagi orang lain. Seseorang yang berakhlak dan mempunyai karakter yang baik tidak serta merta dimiliki, perlu adanya faktor-faktor yang melatarbelakangi terbentuknya karakter yang baik pada anak. Diantaranya adalah pemberian pendidikan yang baik sejak dini, pembiasaan, kontroling orang tua dan pemberian pengajaran baik formal ataupun informal. Faktor-faktor tersebut hendaknya saling bersinergi sehingga dapat membentuk karakter anak yang tangguh dan berakhlak mulia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *