Notulensi Kegiatan “Taujihat dan Do’a Bersama sebelum Ujian” oleh DPP PPMI Pakistan Banin dan Banat

Oleh : Departemen Sosial dan Kerohanian Masyarakat

Mahasiswa New Campus/Banin IIUI

  1. Firdaus Alfin Hudaya
    🗝️ setiap orang harus memiliki tujuan,
    🗝️indonesia butuh orang benar bukan hanya orang yang pintar
    🗝️ mahalnya kejujuran dalam kehidupan
    🗝️mengenal baik ust ust dan menjaga muamalah terhadap ust dan teman teman.
    🗝️mempunyai cita cita yang tinggi agar kita selalu termotivasi dan semngat untuk belajar.
    🗝️ buat IIUI bangga terhadap diri kita jgn bangga numpang nama di IIUI
    🗝️jadikan lah diri kita sendiri sebagai ambasador Indonesia agar kita bisa memberikan contoh yang baik.
    🗝️menguasai berbagai bahasa negara islam bisa membantu dan merubah pola pikir kita karena bisa menggali bnyak informasi di negara tersebut.
    🗝️bahasa adalah kunci kesuksesan dalam ujian karena sulit hanya paham tanpa bisa menjabarkan pemahamannya.
    🗝️kebanggaan itu harus dimiliki ( IIUI )
    🗝️buat lah standar nilai ujian yang tinggi untuk kita agar ada Mujahadah.

  2. Muhammad Wahyudi, S.Th.I.
    🗝️ mental, banyak org pakistan yang sebenarnya bisa dan mampu mengerjakan soal ujian tapi mental mereka yang salah ( mencari nilai dgn cara yg kurang bener ) ga semua sperti itu
    🗝️keberkahan, sesuatu yang tidak bakal bisa d miliki dan d dapatkan di online itulah keberkahan suatu majlis atau keberkahan ustadz-ustadz kita.

Mahasiswi New Campus/Banat IIUI

  1. Andi Mutia Azzahra (Persiapan Ujian di IIUI)

    Ujian kali ini memang online dan buka buku tapi jangan menjadika kita lengah, seharusnya kita bisa memanfaatkannya untuk lebih maksimal lagi. Persiapkan diri dengan baik, don’t study hard but study smart. 

    How to study smart? 
    Know your exam completely (harus tau apa-apa yang akan diujikan) belajar sesuai dengan silabusnya. Harus tau bagaimana cara penilaikan dosen karna setiap dosen memiliki cara penilaian yang berbeda-beda. Harus tau waktu nyaman kita untuk belajar, di malam harikah atau siang atau pagi, begitupula tempat belajar di kamar di taman dll, kemudian cara belajar sendiri atau berkelompok. Jangan ikut-ikutan cara belajar orang lain. 

    Apply pomodoro atau memberikan jeda istirahat di sela-sela belajar, mislanya memberi waktu 5menit istirahat tiap 25menit sekali saat belajar. Memberikan hadiah kepada diri sendiri apapun itu.

    Focus pada tujuan yang ingin kita capai, jauhkan apa-apa yang bisa mengganggu focus kita saat belajar, tetap menjaga kesehatan, tetap perhatikan pola makan, dan makanan yang menjadi asupan kita. Persiapkan apa-apa yang akan kita gunakan saat ujian pulpen, kertas jawaban, penggaris, tip-ex dll. Dan jangan lupa berdoa karna sebesar apapun usaha kita harus berdoa untuk keberkahan ilmu-ilmu yang kita dapatkan.

  2. Muna Jamhari Abdul Jalal, B.S., M.S. (Tantangan Menghadapi Final Exam di IIUI)

    Faktor eksternal – Listrik mati, kurangnya asupan yang menghambat kerja otak. Faktor Internal – Menejemen waktu yang kurang maksimal, kurang bersemangat, malas dan minim persiapan. 

    Reflection bisa kita lihat dari quiz-quiz yang sudah kita kerjakan dan mater-materi sejauh mana pemahaman kita tentang pelajaran yang sudah disampaikan. 

    Tipe pembelajaran bermacam-macam ada yang visual atau dengan gambar, auditory belajar dengan mendengarkan suara dosen yang mejelaskan baik secara langsung ataupun rekaman, kemudian audio visual dan yang terakhir kinesthetic atau belajar sambil melakukan gerakan.

    GPA merupakan nilai keseluruhan prestasi mahasiswa selama kuliah. GPA memang bukan segalanya tapi darisitu kita bisa tahu seberapa besar pemahaman kita tentang materi.

    Bagi energy untuk hal-hal positif dan memberikan porsi untuk diri kita sendiri, memotivasi diri dll.

  3. Usth Zunairah Nuh, Lc (Hakikat dan Tujuan Hakikat)

    Hakikat ujian secara umum:
  1. Meninggikan derajat sebagai seorang muslim 
  2. Menjadi penghapus dosa-dosa 
  3. Meneguhkan jatidiri kita sebagai seorang muslim 
  4. Dunia tempat menempa diri 
  5. Peerantara untuk terus mengevaluasi diri 
  6. Berserah dan mendekatkan diri kpd Allah

Hakikat Ujian Secara Khusu:

  1. Mengkolaborasikan antara ilmu di dlm buku dan di dalam hati 
  2. Bentuk kecil dalam pengamalan ilmu 
  3. Menyelaraskan pemahaman yang diserap 
  4. Menjaga amanah ilmu 
  5. Menjaga keafsahan ilmu

Ujian setiap orang berbeda-beda sesuai dengan kemampuannya, tujuan dari ujian adalah untuk menghapus dosa-dosa dan kesalahan kita yang sudah kita lakukan. Mu’min itu istimewa karna jika dis mendapat kenikmatan maka ia bersyukur dan apabila tertimpa musibah ia bersabar. 

Kiat-kiat saat menghadapi ujian: 

  1. Lebih mengenal dan mendekatkan diri kepada Allah, Kenali Allah dalam segala kondisi baik lapang maupun sempit, segala cobaan harus dihadapi dengan bersabar, dan suatu yang besar tidak bisa kita raih dengan hanya bersenang-senang didalamnya kita butuh usaha dan perngorbanan. 
  2. Beriman dengan takdir yang telah Allah tetapkan(Qs Al hadid 22-23) 
  3. Menyadari bahwa bukan kita bukanlah yang paling menderita 
  4. Meyakini bahwa ganjaran Allah sangat besar

Dengan apa kita diuji?

  1. Rasa takut, lapar, dll 
  2. Keindahan dunia 
  3. Buruk dan baik

Mengapa Diuji?

  1. Mengetahui sebaik-baik amalan 
  2. Melihat sejauh mana keIstiqomahan kita 
  3. Meliohat kesyukuran kita 
  4. Melihat kadar kesabaran kita

Ketika hadir ujian hidup bersamaan dengan ujian sekolah jika mampu maka kerjakan besamaan karna ujian sekolah waktunya sudah ditentukan dan jika ada masalah ketika ujian maka jangan dipendam seorang diri.

#LancarKuliahnya
#SejahteraMahasiswanya
#BerkahPPMInya
#PPMIPakistanBergerakdenganHatidanAksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *