Notulensi International Seminar on Islamic Thought and Civilization

Notulensi :

  1. “Telaah kritis kemiskinan struktural dalam perspektif Marxisme dan solusi keadilan Islam”
    Pembicara = Ahmad Jilul Qur’ani Farid, S. Hub. Int
  • Sejarah manusia perspektif Marxisme, Aktifitas produksi manusia : Kapitalisme – Eksploitasi – Kemiskinan – Revolusi.
    Kemiskinan struktural dalam Islam “The decline of the political community that is not valid”
  • Kemiskinan abad 18 dihasilkan Oleh kapitalisme
  • Kemiskinan, Bukan karena ekonomi sama dekradasi otoritas politik yang tidak valid dan berujung banyak keributan saja, Quraish Shihab berkata:” Suatu pintu kehancuran suatu negri adalah saat orang-orang yang hidup mewah menjadi penguasa di situ,Mereka lalu membuat kerusakan, keluar dari kebenaran dan di ikuti secara membabi buta Oleh orang lain sebelum jelas segalanya , dengan begitu, semuanya barhak menerima hukuman”
  • kemiskinan struktural ialah kemiskinan akibat kedzoliman (kapitalisme)
  • obatnya adalah bagaimana cara ekosistem yang islami dan sektor rill Harus bergerak dalam ekonomi islam progresif, dalam hal ini kembali ke Al-quran dan hadist.
  • kemiskinan ekonomi akarnya adalah kemiskinan mental, kerisis ekonomi merupakan musibah kecil tapi musibah mental (kemiskinan moral) bahaya sekali, (KH. hasan abdullah sahal)
  • Sikap meminta-minta merupakan salah satu mental miskin pada diri seseorang dan akan itu akan berkembang.
  • “Ya allah , Aku berlindung kapadamu dari kegalauan dan kesedihan, kelemahan dan kelemahan, kepengecutan dan kekikiran Belitan Hutang dan penindasan orang ( HR. Bukhori no.6369)
  1. “Konsep Remaja Barat : Sebuah Tinjauan dari Perspektif Islam”
    pembicara : Nur Fajriati Nadzifatil, S.Psi
  • Sebuah pandangan remaja di barat yang umum. Bahwa remaja adalah yang semuanya harus dicoba. Hamil di luar nikah sudah umum, bahkan tabu jika seorang belum pernah mencoba.
  • Di Indonesia, pernah ada berita bahwa remaja berusia 16 tahun sudah memperkosa, remaja membegal, bahkan angka kematian pemuda yang bunuh diri tertinggi kedua setelah kecelakaan.
  • Revolusi Industri Remaja perpanjangan masa anak anak : 1- Adolescence/ adolescere = bertumbuh menuju kematangan
  • – Teen-age = belasan tahun(10-19)
  • Karakteristik remaja = pubertas, tinggi badan, Suara,dll.
  • Panjangnya masa remaja : Pencarian identitas – krisis dan kebingungan – ketidaksiapan untuk menjadi dewasa.
  • Remaja identik dengan konotasi negatif dan dewasa menurut masyarakat pedesaan yaitu orang yang sudah menikah atau bebas dari tanggungan finansial
  • Industrialiasasi dapat melonggarkan ikatan keluarga.
  • Definisi= “syabab”= tumbuh dan berkembang aktif, giat, Rajin.
  • ‘”fataa”= hamba (ilmu), tahapan
  • Fata bisa berarti tahapan dari perkembangan Fisik, puncak dari pemaksimalan potensi manusia, baik berupa Fisik dan akal
  • Konsep remaja barat identik dengan masa transisi dengan pencarian identitas , Rentan usia yang panjang merupakan pemakluman jika remaja berbuat kesalahan, tidak adanya peran tanggung jawab karena ketiadaan sosok yang bisa memberikan keteladanan yang sempurna.
  • Sedangkan islam memaknai pemuda sebagai seseorang yang berada pada puncak optimalisasi Fisik Dan akal, baligh merupakan tanda bagi kedewasaan seseorang diikuti dengan pembebanan syariat secara penuh, kewajiban bertanggung jawab setidaknya untuk dirinya sendiri, kewajiban mencari ilmu untuk menjadi pribadi yang bertaqwa sesuai Dengan teladan rasullullah.
  • “Demi allah kehidupan seseorang pemuda hanya dengan ilmu dan taqwa jika tidak ada keduanya maka tunggulah kehancuran di dalamnya. Barang siapa yang tidak belajar pada masa mudanya, maka takbirkanlah empat kali takbir sebagai tanda kewafatannya. Imam Asy-syafi’i

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *