Notulensi Acara “Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 1945”

Meneguhkan Pancasila dalam Kebhinekaan Indonesia

oleh : Kolaborasi KBRI Islamabad dan PCINU Pakistan dan PPMI Pakistan

  1. Sambutan. Bapak Adam Mulawarman Tugio (Duta Besar RI untuk Pakistan)
    1. Tadi pagi kita mendengarkan orasi Bapak Presiden, yang mengingatkan kita bahwasanya revolusi industry 4.0 tantangannya makin besar untuk Indonesia.
    2. Kita juga diingatkan salah satu fenomena kecepatan penyebarluasan ideology transnasional diwarnai dengan pertentangan ideology. Ideologi yang bersifat ekstrim kiri atau ekstrim kanan. Oleh sebab itu butuh cara luar biasa untuk membumikan Pancasila dalam kehidupan kita. Salah satu tantangan lain adalah banyaknya distrubsi yang terjadi sehingga kita harus memperkuat proteksi ideologi.
    3. Pada tahun 1997 orang merujuk ke Indonesia terkait Balkanisasi. Apalagi Indonesia sangat beragam dari segi etnis, Bahasa, suku bangsa. Kondisi revolusi ini membawa dampak social dan politik yang ada di Indonesia
    4. Tantangan berikutnya adalah paradok of fluently karena begitu banyak info yang disuguhkan secara gratis dan mudah, sehingga susah mendapatkan info yang valid dan betul.
    5. Pidato Presiden Obama di UI tentang pentingnya Indonesia untuk menjaga kebhinekaan, karena inilah yang justru menjadi formulasi kedepan menjadi Indonesia lebih jaya.
  2. Meneguhkan Pancasila dalam Kebhinekaan Indonesia oleh KH. Ahmad Muwafiq
    1. Nikmat negara bangsa adalah nikmat yang besar yang diberikan kepada bangsa indonesia
    2. Ernest Renan menulis buku “What is the Nation” buku yanga menginspirasi untuk membuat negara bangsa
    3. Dalam Al Quran surat Al- Hujurat ada Legistimasi terkait pembetukan negara bangsa
    4. Karena ada legistimasi syariat dalam Al Quran, umat muslim tidak keberatan dengan konsep negara bangsa
    5. Pendirian negara bangsa di Indonesia disepakati dengan beberapa bangsa, agama dan suku
    6. Mainstream bagi dunia suatu bangsa satu suku membuat negara, berbeda dengan Indonesia yang terdiri dari beragam suku dan bangsa serta bahasa
    7. Pancasila adalah Bahasa bersama yang disepakati oleh tokoh Indonesia
    8. Dahulu Singosari dan Majapahit berusaha menyatukan Nusantara dengan sumpah palapa dan bhineka tunggal ikanya
    9. Dokuritsu Junbi Cosakai dan Dokuritsu Junbi Inkai menjadi wadah untuk menggodok gagasan bersama para tokoh kemerdekaan indonesia
    10. Kemanusiaan merupakan sikap kebersamaan
    11. Sumpah Palapa dan Bhineka Tunggal Ika adalah bukti usaha menyatukan Nusantara
    12. Kaum Muslimin tidak mempersoalkan konsep kesatuan Pancasila
    13. Sila ketuhanan yang Maha Esa adalah sila yang mewakili konsep teologi muslim pembahasan dari Qul Huwa Allahu Ahad
    14. Sila kemanusiaan menunjukkan sikap kebersamaan tentang konsep adlun menurut muslimin
    15. Sila, kerakyatan, merupakan prinsip yang dicita-citakan oleh Rosulullah kullukum ro’in wa kullukum mas’ulun a’n ro’iyyatihi
    16. Pemimpin memiliki sikap batin yang mampu mengayomi, mencintai, ingin selalu orang lain selalu dalam kebaikan
    17. Musyawarah adalah cara roiyah dalam membicarakan nasibnya
    18. Sila kelima keadilan, merupakan konsep holistik yang diterima bangsa apapun dan agama apapun
    19. Kebhinekaan di Indonesia terayomi dengan ideology besar yaitu Pancasila
    20. Pancasila menjadi prinsip dasar kebangsaan
    21. Milenial dan Transnasional menjadi sesuatu yang tidak bisa dihindari hari ini
    22. Negara perlu memproteksi diri dari gerakan Transnasional ini
  3. Diskusi dan Tanya Jawab
    1. Bapak Adam M. Tugio
      Pertanyaan
      : Ben Andersen dalam pernyataannya “Nasionalisme adalah semua orang menyatu merasa satu kebersamaan dalam Bahasa, suku dll Bagaimana pendapat pak kyai menyikapi hal ini?
      Jawaban :
      1. Ben Andersen mewakili zaman ketika Nation State sudah terbentuk. Ernest Renan mewakili generasi sebelum 1945. Modern Positifistiknya lebih kekinian, ada komparasi antara masyarakat modern terstruktur antara ideology kanan dan kiri.
      2. Clliford Gate, Denish Lombat memiliki analisi tentang manusia jawa yang berbeda karena beda generasi.
      3. Ada guyonan “ Jangan terlalu membenci sesuatu keterlaluan, karena bisa jadi sesuatu yang kau benci menjadi paling dicintai”
      Alkisah bermula pecah rass dari Syalendra & Sanjaya. Syalendra yang beraliran Budha, serta syalendra yang beraliran hindu. Keduanya sangat ekstrim saling membunuh sampai orang hindu takut berperang. Seorang hindu bernama Palupoh pergi ke india untuk belajar arsitektur, kemudian palupuh mengganti namanya menjadi Resi Gunadarma. Ketika itu Samaratungga seorang raja Budha ingin mendirikan tempat ibadah dan tidak punya arsitek. Akhirnya ia meminta orang hindu membangunkan candi budha, yaitu candi Borobudur.

      Anak dari Samaratungga, Wardani telah jatuh cinta kepada Palupuh, anak mereka menginisiasi pendirian candi Prambanan. Sehingga rukunlah ummat Hindu Budha. Pelajaran bahwa jika bertengkar atau membenci jangan keterlaluan bisa jadi ada cinta dibalik semua itu.
    2. Bapak Ahmad Asori
      Pertanyaan
      : Mengapa Pancasila yang begitu islami masih ada yang ingin merongrongnya?
      Jawaban : Kelompok yang menginginkan merubah dan mengganti Pancasila harusnya memberi solusi yang tepat untuk menggantinya dalam konteks kebhinekaan Indonesia.
  4. Bapak Aris Heru Utomo (Direktur BPIP)
    1. Tantangan kita bersama untuk mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila sebagai perjanjian luhur para pendiri bangsa.
    2. Berusaha untuk memperbanyak dialog dan Literasi untuk untuk mencegah ideology anti Pancasila.
    3. Tantangan teknologi informasi Industri 4.0 sehingga perlu ada pencegahan dan pengangkalan melalui teknologi dan informasi.
    4. Membumikan Pancasila dengan cara kekinian
    5. Menghadapi Transnasional ideology demgan kearifan local yang ada
    6. Upaya BPIP mengembalikan pembelajaran Pancasila dalam ruang- ruang pendidikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *