NGOPI AH! (NGOBROL PERKARA NIKAH)

“Kita tidak boleh men-tauhidkan wanita begitupun pria, karena tauhid hanya milik Allah lah semata” (Ust. Choirul Anwar). Itulah quote singkat yang diunggah salah seorang peserta di akun sosial medianya, mengutip dari salah seorang pemateri di acara yang baru saja ia ikuti.

Sabtu 03 April 2021, Departemen Kerohanian dan Sosial Kemasyarakatan PPMI Pakistan mengadakan sebuah acara webinar Ngopi Ah (NGObrol Perkara nIkAH). Acara ini diadakan secara virtual melalui platform Zoom Meeting, bekerjasama dengan Keluarga SAMARA Islamabad (Warga PPMI Pakistan yang telah berkeluarga) sebagai pemateri.

Dewan Pengurus Pusat PPMI Pakistan mendapati sebuah fenomena, menikah saat masih kuliah menjadi sesuatu yang tabu dalam masyarakat Indonesia. Padahal, menikah dan belajar merupakan sebuah anjuran bagi setiap pribadi Muslim. Hukum menikah adalah sunnah (menjadi wajib jika memenuhi syarat dan jika tidak menikah akan berbuat zina) dan hukum belajar adalah wajib. Lalu mana yang harus di dahulukan?

Kegiatan yang dibuka oleh Ketua Umum PPMI Pakistan yaitu saudara Bagus Asri Wibawa. Beliau menyampaikan dalam sambutannya bahwa acara ini merupakan acara perdana yang di adakan oleh keluarga besar PPMI Pakistan dan berharap akan berlanjut pada tahun-tahun setelahnya. Acara yang bertemakan Menikah Sambil Kuliah, Memang Bisa? tidak hanya dihadiri oleh warga PPMI Pakistan saja, namun ada beberapa peserta yang melakukan siaran langsung dari Indonesia dan Mesir.

Acara ini dibagi menjadi dua kali pertemuan, dengan mengangkat empat tema utama. Pada hari pertama ini, tema yang diangkat adalah Jatuh Cinta atau Bangun Cinta? dengan pemateri Al-Ustadz Fakhruddin Arrozi, BS. dan Al-Ustadz Chairil Anwar, BS., M.S. Lalu Tema kedua, Cinta atas dasar menikah atau menikah atas dasar cinta? yang di sampaikan oleh Al-Ustadzah Syifa Kholivia, S.H.I., M.A. dan Al-Ustadz Abdurrahman Qosim, BS., M.S.

Para peserta cukup antusias dalam mengikuti acara ini dengan berbagai dialog dan obrolan, mulai dari tanya jawab yang menambah pengetahuan dan wawasan. Sekitar 100 peserta yang mengikuti acara ini meliputi warga PPMI Pakistan yang berada di Pakistan dan Indonesia, serta beberapa mahasiswa dalam dan negeri.

Harapannya semoga acara ini dapat memberikan solusi, arahan, edukasi, pengetahuan dan wadah seputar menikah bagi warga PPMI Pakistan khususnya dan seluruh peserta webinar umumnya. Sampai jumpa di webinar esok hari. Wallahu A’lam bis Showaab.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *