“Masala”, Bumbu Legendaris Khas Pakistan Yang Cukup Mendunia

Siapa yang tidak tertarik berkunjung ke Pakistan? Negara dengan pesona alam yang masih sangat indah dan juga wisata kuliner di Pakistan yang menghadirkan cita rasa unik dan menarik. Jika anda berkunjung ke Pakistan, anda akan menemukan cita rasa khas makanan Pakistan yaitu rasa unik dari Masala, bumbu khas Pakistan dan India yang membuat kuliner Pakistan sangat berbeda dengan negara lain. Apa itu Masala? Mengapa Orang Pakistan selalu mencampurnya disetiap makanannya? Dan Apa khasiatnya?

Masala atau disebut juga Garam Masala berasal dari dua kata. Garam berarti panas dan Masala berarti rempah-rempah. Masala adalah campuran rempah-rempah yang menjadi banyak bahan utama masakan India dan Pakistan. Masala merupakan rempah-rempah yang digunakan, dipanggang terlebih dahulu untuk menambah rasa dan aroma. Kemudian, rempah ditumbuk hingga halus. Rempah yang digunakan terdiri dari ketumbar, jinten, kapulaga, cengkih, lada hitam, pala, dan kayu manis. Sesuai arti nama Garam Masala, rempah-rempah itu bisa “membakar” makanan di dalam pencernaan sehingga mudah diproses.

Garam Masala berasal dari India Utara yang memiliki iklim lebih dingin. Garam Masala digunakan dalam pengobatan Ayurveda yang mana bisa menghangatkan tubuh untuk melawan cuaca dingin. Garam masala juga digunakan untuk memperlancar proses tubuh dalam mencerna dan menyerap makanan. Banyaknya manfaat yang ada di dalam garam masala, membuat masala menyebar keseluruh India hingga ke Iran, dan kini ke negara lain di dunia.

Konon, bubuk rempah-rempah ini mempunyai banyak khasiat untuk kesehatan. Jinten bagus untuk usus, Kayu Manis untuk mencegah diabetes dan BAB lancar, Cengkeh mengurangi rasa nyeri, dsb. Sebenarnya, khasiat rempah juga sudah diketahui oleh nenek moyang kita sejak dulu kala. Jika orang Pakistan dan India suka menambahkan masala ke makanan mereka, selain untuk rasa, rempah berkhasiat membunuh bakteri dan mungkin juga bumbu ini juga dijadikan sebagai obat kuat untuk menambah daya tahan tubuh. Makanya mereka bisa bertahan hidup walau kondisi kebersihan di sana masih memprihatinkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *