Mahasiswa Kuwait Hostel Mengadakan Silaturahmi dengan Diskusi dan Makan Bersama

Oleh : Tim Acara

Islamabad, 1 Januari 2021 Para mahasiswa IIU Islamabad PPMI Pakistan yang bertempat tinggal di Kuwait Hostel mengadakan kegiatan Silaturahmi yang diisi dengan makan bersama dan diskusi pendek. Kegiatan ini diprakarsai oleh saudara Muhammad Bintang Fahreza mahasiswa IIUI jurusan Shariah and Law kolaborasi dengan pengurus DPA dan DPP Islamabad PPMI Pakistan yang bertempat tinggal di asrama Kuwait Hostel.

Kegiatan silaturahmi ini diadakan dengan tujuan untuk mempererat hubungan sesama mahasiswa yang tinggal di kuwait hostel pada pertengahan musim dingin atau winter kali ini. Hal ini dikarenakan asrama Kuwait Hostel terbagi menjadi 6 blok yaitu blok A, B, C hingga blok F yang membuat antar mahasiswa kuwait sedikit jarang duduk dan makan bersama, selain itu adanya keinginan dari sebagaian mahasiswa untuk duduk dan makan bersama serta membahas suatu masalah yang kontemporer.

Kegiatan sosial silaturahmi ini diawali dari hari kamis (kemarin) dan berakhir pada hari jum’at sore ini. Pada hari kamisnya beberapa mahasiswa dibagi tugas-tugasnya, seperti membeli bahan masakan, mencari alat masak, mencuci alat masak dan mengingatkan kepada temanya agar istirahat karena besok akan memasak besar dan bersilaturahmi bersama.

Besok paginya para mahasiswa memulai untuk memasaknya. Menu pada acara tersebut adalah Rendang dan Bakwan. Para mahasiswa yang semula tinggal di blok A, B, C dan E dan diberi tugas masak, akhirnya merapat ke blok D karena tempat adonan berpusat di kamar D7. Masak-masak ini dipimpin oleh Kang Sidiq dan saudara Afrigh (2 mahasiswa IIUI jurusan Ushuluddin) dan dibantu oleh banyak mahasiswa lainya.

Masak ini dimulai dari pukul 10.00 PKT dan berakhir pada pukul 15.00 PKT. Langsung dilanjut acara utamanya yaitu silaturahmi antar mahasiswa yang tinggal di asrama Kuwait Hostel. Selain silaturahmi, pada acara tersebut mereka juga berdiskusi dengan tema bebas. Mengapa bebas, karena diskusi ini berjalan dengan sendirinya tanpa disadari oleh sesama mahasiswa. Seperti membahas kata yang sedang viral pada hari itu yaitu kata “Tabayyun” dimaknai tabayyun karena bagi mereka diskusi juga bagian dari tabayyun. Kebetulan selain dari mahasiswa-mahasiswa yang murni tinggal di asrama Kuwait Hostel, juga ada 2 mahasiswa yang datang dari asrama New Hostel dan dari daerah F6 Islamabad. yaitu saudara Badat Alauddin mahasiswa S1 jurusan Lughoh dan saudara Fathi Robbani mahasiswa S2 jurusan Shariah and Law yang pada saat itu sedang bersilaturahmi ke saudara Nizar Muslimin Alkatiri (mahasiswa S2 IIUI jurusan Hadits) dan saudara Ichwanul Habib Al-Ghozi (mahasiswa S1 jurusan Ushuluddin) dan sedang membahas keilmuan.

Kegiatan diskusi ini diakhiri dengan masuknya waktu Sholat Asar. Akhirnya merekapun mulai membereskan, mulai dari melipat tikar hingga mencuci alat masak. Mencuci alat masak ini dipimpin oleh saudara Abdul Rahman dan Walid Rasuliy (2 mahasiswa jurusan Ushuluddin IIUI) Tak terasa kegiatan ini memberi rasa mendekatkan yang jauh dan mengakrabkan yang dekat. Kata saudara Afrigh “ana sih enggak kenyang enggak papa, yang penting ada silaturahmi”

Di sela-sela kegiatanya mereka mengadakan foto bersama sebagai dokumentasi dari kegiatan ini. Tak terasa kegiatan yang mereka laksanakan begitu khidmat dan berjalan lancar. Mereka juga berharap semoga bisa bersilaturohmi lagi di waktu yang mendatang nanti. karena memang bagi mereka, silaturahmi dan diskusi adalah 2 perangkat yang harus diadakan bagi mahasiswa, juga makan besarnya. (Tim Acara)

#PPMIPakistan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *