Kajian Inspirasi Ramadhan 4

Hari, Tanggal : Jum’at, 30 April 2021

Waktu             : 17.00 – 18.45 PKT

Narasumber     : Dr. H. Fahruddin Faiz, S.Ag., M.Ag.

Sambutan        : Adam M. Tugio, S.H., LL.M.

Moderator       : Yutsrina Azimah

Notulen           : Muhammad Fuad Afif Alauddin

“Nuzulul Qur’an dan Filsafat Lailatul Qadr”

  1. Surat Al-Qadr merupakan surat yang luar biasa, setiap ayatnya berisikan hal-hal yang menggemberikan.
  2. Ummat Muhammad SAW harus sangat bersyukur dikasih kitab suci Al-Qur’an, dikasih malam Lailatur-Qadr dan sebagainya.
  3. Setiap ayat dalam Al-Qur’an memiliki jiwa, dan jiwa surat Al-Qadr adalah Kegembiraan.
  4. Terdapat lima fenomena dalam Lailatul Qadar:
    • Turunnya Al-Quran
      Kitab suci Al-Qur’an turun sekaligus ke Baitul Izzah/langit dunia dan pendapat lain Turunnya Al-Qur’an Pertama kali kepada nabi Muhammad SAW.
    • Lailatul Qadar
      Qadar : kemuliaan, malam yang sangat dimuliakan. Bisa juga disebut ketepatan (taqdir) Qadar ada hubungannya dengan takdir Ad-Dukhan ayat 1-4 yang menjelaskan ditetapkannya segala hal (keuntungan-kerugian, ajal, jodoh dan sebagainya)
    • Pahala dikali 1000 bulan
      1000 bulan, malam itu lebih baik dari rentang waktu 1000 bulan. Ada yang menafsirkan ini berkaitan dengan amal. Ada juga yang menafsirkan juga 1000 bulan itu majas, yang bermaksud tidak terbatas.
    • Turunnya malaikat
      Turunnya Malaikat : malaikat hadir membawa berkah dan rahmat, malaikat hadir untuk mengaminkan doa kita. Hadirnya malaikat memicu kelahirannya ketaatan (ibarat kalau kita didampingi guru yang mana menjadikan kita lebih soleh) hadirnya malaikat menghadirkan ketaatan. Memancing kita agara selalu taat.
    • Fenomena salam (kesejahteraan)
      Salam : keamanan, kenyamanan, keberkahan dan selamat dari godaan setan. Kalau kita masih malas, berarti memang karena nafsu kita, dan hendaknya jangan menyalahkan setan lagi.
  5. ACTUAL RESPONSES : respon umat akan bulan suci ramadhan setiap tahun ada, tapi tidak setiap tahun respon kita sama menyikapinya. Ada berbagai respon dari umat :
    • Cuek : seperti mengabaikan, tidak menarik karena fokus kita hanya tertarik pada materi pragmatis, sehingga janji-janji langit seperti tidak relefan dengan janji-janji bumi. Akhirnya manusia banyak yang tidak ambil peduli akan hal-hal yang bersifat metafisik
    • Kehilangan momen nilai penghayatan, disibukkan dengan rutinitas-rutinitas. Jadi rutin, kehilangan penghayatan. Seperti tidak ada nilainya.
    • Memberikan yang terbaik, sejauh yang kita mampu. Sambut dengan jihad (segala daya fisik) ijtihad (intelektual) dan mujahadah (spiritual).
  6. IDEAL RESPON : adalah yang ideal bagi umat islam dalam melaksanakan amaliyah di bulan suci ramadhan
    • Memahami : mengejar ilmunya
    • Menyadari : berniat untuk menjalankannya. Banyak dalil belum tentu muncul kesadaran, terkadang hanya berhenti sebatas ilmu tak ada praktek, maka dari itu sudah seharusnya kita menjalankannya atas dengan kesadaran akan ilmu yang kita ketahuinya.
    • Memantaskan diri,
    • Membiasakan diri, Istiqomah. Yang berat itu Istiqomah. Lailatul Qadar mengajarkan kita Istiqomah, dengan tidak disebut waktunya.
  7. Kerahasiaan Lailatul Qadar, Allah  SWT merahasiakan malam lailatul qadar dalam bulan ramadhan agar orang-orang beriman berusaha melakukan ibadah dengan gigih di sisa bulan ramadhan (menurut Sayyid Abdul Aziz Ad-Darani)
  8. Makna & hikmah Lailatul Qadar :
    • Rahmat dan cinta dari Allah SWT kepada manusia
    • Merayakan perayaan turunnya A-Qut’an (berharganya A-Qur’an)
    • Menyadarkan kita betapa manusia lemah, jikalau tidak ada fasilitas dalam bentuk Lailatul Qadar, kita tidak bakalan bisa beramal full 1000 bulan)
  9. Beberapa pelajaran :
    • Syukur dan Istiqomah
    • Berani memulai kebaikan-kebaikan yang baru. Agar jangan sekedar ilmu, tapi amalan juga.
    • Selalu memperbaiki diri : yaitu memberikan versi terbaik dari diri kita.
  10. Orang yang mendapat Lailatul Qadar ialah orang yang berlanjut kebaikannya terus menerus, tidak hanya saat Ramadhan saja.
  11. Indikator kita mendapatkan malam lailatul qodar adalah jika setelah Ramadhan lebih enteng menjalankan ibadah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *