DPP PPMI Pakistan Mengadakan Audiensi dengan KBRI Islamabad

Islamabad – Rabu, 24 November 2021 PPMI Pakistan mengadakan audiensi dengan KBRI Islamabad. Audiensi ini dilaksanakan oleh 16 Koordinator masing-masing departemen yang berada di bawah kepengurusan PPMI Pakistan tahun 2021-2022. Mereka bertolak dari sekretariat yang berlokasi di Sektor H-10 IIUI menuju ke Kedutaan Besar Republik Indonesia di Islamabad yang bertempat di Diplomatic Enclave pada pukul 11.30 PKT. Para Koordinator departemen bermaksud menyampaikan program kerja masing-masing departemennya yang diemban selama satu tahun ke depan kepada Duta Besar RI untuk Pakistan, Bapak Adam Mulawarman Tugio.

Acara audiensi tersebut disambut hangat oleh pihak KBRI. Audiensi dimulai dengan memperkenalkan diri dari setiap Koordinator kepada Bapak Adam Mulawarman Tugio. Menariknya, pada saat perkenalan beliau tidak hanya mendengarkan, tetapi juga mencatat dan menanyakan asal daerah masing-masing koordinator, hal ini ditangkap oleh saudara Ibnu Fikri Ghazali sebagai sinyal baik dari KBRI Islamabad kepada kabinet baru PPMI untuk bekerja sama dalam tugas diplomasi kedutaan serta sebagai fasilitator kepada WNI khususnya kepada Mahasiswa Indoneisa yang berada di Pakistan.

Para Koordinator menyampaikan proyeksi kegiatan mereka selama satu tahun mendatang dan menyampaikan apa yang dibutuhkan untuk kegiatan tersebut, salah satunya yang Beliau soroti adalah Departemen Pendidikan bidang kepenulisan, ”saya sangat setuju dan kebetulan ada orang di Tanah Air yang yang siap membantu dalam bidang ini, selain itu saya sangat mendorong mahasiswa menulis dalam Bahasa Inggris, saya janjikan masuk ke koran lokal (Pakistan)”

Berbeda dengan Departemen Pendidikan, Departemen Kebudayaan diminta untuk meminimalisir acara yang berpotensi menimbulkan massa terlebih dahulu dikarenakan masa pandemi belum berakhir. Namun, beliau menginginkan untuk membuat pertunjukan angklung di awal tahun 2022. “Ke depan, kita buat acara peragaan angklung, libatkan mereka dan membawakan lagu lokal. Dengan melibatkan mereka, kesannya mereka akan merasa wah gitu loh, di situ esensinya, beda Ketika kita hanya menonton.” Selain itu beliau juga siap mendatangkan satu set angklung baru karena yang dimiliki di Pakistan sudah termakan usia dan tidak sedikit yang bilah bambunya pecah

Di akhir pertemuan, beliau berterimakasih kepada PPMI Pakistan dan Mahasiswa Indonesia secara keseluruhan karena secara tidak langsung telah membantu misi diplomasi Kedutaan dengan mengperkenalkan Pencak Silat dan Angklung pada masyarakat Pakistan. Selain itu, beliau juga mengamanatkan misi diplomasi di sekitar kampus kepada PPMI dengan memberikan 3 buah buku terbitan KBRI yang memuat banyak kemiripan budaya antar dua negara yaitu Indonesia dan Pakistan.

Editor : Izzudin Ilyas

Oleh : Muhammad Najeed

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *